Postingan

aku merintih lalu tertatih akan kerinduanku kepada Rabbku

ya Allah  aku berterimakasih kepada-Mu Anugrah-Mu tak pernah putus  Kekayaan-Mu tak pernah sirna aku saja, yang kadang sering lupa aku miskin, tapi punya Engkau yang Maha Kaya aku lemah, tapi aku punya Engkau yang Maha Kuat aku tersesat, tapi aku juga punya Engkau yang dalam gelap selalu menjadi Penerang dalam dekap ini, aku merindukan-Mu dalam sujudku aku pasrahkan semua hidupku pada-Mu dalam tabir ini, aku menyebut nama-Mu "Allah" aku hanya makhluk sedangkan Engkau sang Kholik aku hanya hamba yang selalu egois, mengatur cerita hidupku sendiri, sedangkan Engkau adalah pengatur Skenario terbaik dan tak pernah salah ya Allah bagaimana aku bisa kwatir tidak bisa makan esok, sedangkan Engkau yang memberikan rizki di daratan, lautan, bahkan semua mahluk di bumi dan seisinya  ya Allah izinkan aku, dengan tanpa keraguan selalu merindu-Mu  izinkan aku menjadi insan yang lebih baik setelah semua masalaluku yang begitu kelam sayangi orang yang menyayangiku Bojonegoro, 11 Janu...

Kasih judul apa yak

Gambar
kau masih terlalu redup untuk menerangi kegelapan malam kau terlalu masih kecil untuk mengenal apa itu dewasa lalu kau sendiri terlalu mementingkan senyuman kemunafikan untuk membuatmu tak terluka, katakan saja pada diri ini aku baik baik saja katakan juga tidak sesekali untuk mereka I'm still too fragile to say yes Even though I'm fragile I'm not stupid semangat ya untuk diri yang terlalu egois egois harus membuat mereka tersenyum tanpa berpikir dua kali kalo diri sendiri butuh nutrisi  hehehehe. . . ..  entahlah bagaimana dengan proses hidup ya mungkin beginilah, kadang kita hari ini bahagia  eh besoknya kita dibuat duka sungguh misteri ya Sang Pencipta tetap semangat ya para pejuang pendewasaan dimana dari semua perihal di buat berantakan mulai dari pendidikan, karier, percintaan, sahabat bahkan keluarga kalian keren, kalian hebat yang jelas tak perlu jadi lilin untuk mereka yang tak lagi membutuhkan sinarmu, sedangkan mereka sendiri menyukai kegelapan itu ...

thanks for all

Terimakasih  bayangan Setidaknya kau pernah menjadi hal terindah dalam hidupku Peran yang dimana tak seorang pun yang bisa seperti mu Terimakasih telah singgah Walau itu hanya sesaat Setidaknya kehadiranmu sudah merubah warna Terimakasih ya cinta Kau datang dengan harapan Kau pergi dengan luka Terimakasih atas segala waktu yang kau coretkan dalam kertas kanvasku  Aku mengenalmu baik  Tapi itu dulu , ehehehe Sekarang jangan harap setelah kau pergi memberikan Luka  Lalu suatu saat kau datang Anggap saja kita tidak pernah kenal Cukup ini yang terakhir dan yang pertamakali kau torehkan darah  Masih sangat terasa perih bukan Ku harap jangan pernah lagi hadir Walaupun hanya sebatas meminta maaf Sekarang aku tak akan percaya lagi Apa itu "selamat bertemu di titik terbaik menurut takdir" Aku tak percaya lagi "Apa itu kesendirian" Aku tak percaya lagi "aku tak ingin mengenal sosok laki-laki" This is bullshit, you know? i hate you bitch Aku tak akan mengharapkan mu...

Tulang rusuk kaum adam

Gambar
Wahai tulang rusuk Keberadaan mu adalah sebuah anugerah Anugerah yang diberikan oleh Tuhan Engkau adalah pendamping Dan engkau adalah pelita di saat kegelapan Keberadaan mu adalah kenyamanan Engkau mampu memberikan segala ketulusan Engkau mampu menenangkan tanpa merugi Ketulusan hati yang kau miliki mampu meluluhkan jiwa  Tanpamu kita kaum ada bisa apa? Tanpamu akankah sudah lengkap kehidupan ini?  Nan tanpamu apakah nanti kelak kita bisa merawat sang buah hati? Terimakasih atas keberadaan mu, Terimakasih atas semua ketulusan nan kesetiaan yang hadir, setiap detik , menit, dan waktu seutuhnya yang kau berikan, Tetaplah merendah agar tidak ada yang merendahkan, Tetaplah diam dengan emasmu, tanpa memaki  Tetaplah jaga kemuliaan mu, tanpa melukai Tetap berdiri, tanpa membebani Tetaplah jadi teguh, walaupun air mata mu tak lagi bisa di bendung, Wahai kaum hawa, aku mengagumi mu Aku menghargai keberadaan mu,  Karena mu aku hadir Karnamu aku merasakan kasih say...

Sungguh mulia engkau wahai anak yatim

Bayangkan bila kisah ini terjadi kepada diri anak-anak kita Bocah Lelaki di Tepi Kubur “Assalamualaikum, Bu,” ucapnya pelan. Nada merendah karenanya. “Maaf ... Adam baru sempat jenguk, Ibu,” lirihnya. Napasnya tersengal, tangis pun akhirnya pecah! “Ibu apa kabar? Adam ada kabar gembira buat, Ibu.” Setengah tawa bercampur tangis. Mata yang sayu mulai berembun. Semua karenanya. Lelaki kecil bernama Adam, tersendu pilu memeluk kedua lututnya. “Maaf ...,” lirihnya tertahan. Air matanya kian berlinang. “Aaa ... Adam ... Adam.” Sesak! Dadanya kian bergemuruh. “Adam puasanya lancar, Bu. Hiks ... hiks.”  Adam, anak yang malang. “Semua teman Adam di kasih hadiah, Bu,” lirihnya, seiring dengan tangan mengusap wajahnya. “Adam istimewa ya, Bu? Kata Nenek, Adam spesial di mata Allah.” Ia curahkan semua kepada ibunya. Entah dengan sang ibu. Apakah ia mendengarnya?  “Adam sudah berubah, Bu. Tidak lagi ngerepotin Nenek. Nenek bilang baju Adam masih bagus semua. Makanya Adam nggak beli.” Terse...

sekali lagi

Gambar
Sekali lagi kamu di uji... Sekali lagi kamu terjatuh... Dan sekali lagi kamu hampir menyerah... Sekali lagi kamu berjuang... Sekali lagi kamu bangkit...  Dan sekali lagi kamu berusaha... Terkadang di balik kata "sekali lagi" tersimpan sebuah harapan... Tersimpan sebuah ambisi Tersimpan rasa tidak ingin menyerah Tersimpan rasa ingin terus berjuang Jadi, lakukan yang terbaik di dalam "sekali lagi" itu, karena mungkin saja itu adalah kesempatan terakhir mu...

duhai kekasih!

Gambar
Oh duhai kekasih.... Kapan kita bisa berjumpa dan bersenda gurau lagi, hati ini sedang bermetamorfosis merindukan mu,.. Oh duhai kekasih.... Bulan bersinar dengan terangnya dapat pantulan dari sinar matahari, kapan aku dapat pantulan dari cahaya cintamu kepadaku,... Oh Dzat Maha Cinta aku memohon harap kepada-Mu